Tampilkan postingan dengan label Techno n sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Techno n sains. Tampilkan semua postingan
Diam-diam, di gudang Museum Bologna tersembunyi sebuah prasasti batu tua yang memuat cara memanggil dewi setan untuk menyiksa korban. Prasasti ini berumur 1.600 tahun.
Kabarnya, prasasti tersebut disembunyikan hampir satu abad. Benda antik ini disingkirkan pada Perang Dunia I. Tapi, telah ditemukan kembali pada 2009. Setelah para penerjemah bekerja, mulai terungkap rahasia gelapnya.
Kabarnya, prasasti tersebut disembunyikan hampir satu abad. Benda antik ini disingkirkan pada Perang Dunia I. Tapi, telah ditemukan kembali pada 2009. Setelah para penerjemah bekerja, mulai terungkap rahasia gelapnya.

Sosok pertama tampil dengan ular keluar dari kepalanya, seperti Medusa. Mahkota diduga digunakan untuk memanggil iblis atau dewi untuk memberikan kutukan.
Batu tua ini memanggil sosok berambut ular untuk "mengikat" pria yang dimumikan dengan tangan terikat. Korbannya bernama Porcellus.
"Di bagian latar tampak sosok tanpa alas kaki sedang berdiri dengan tangan disilangkan atau diikat di depan perutnya. Pada dadanya terdapat tanda sihir dan di daerah kelaminnya ada bintang sudut delapan," ujar Natalias seperti dilansir Dailynews.co.uk.
Ular meliuk muncul mengancam dari sisi kepala sosok yang bermahkota. Di bawahnya, terdapat gambar orang yang dimumikan dengan tangan terikat atau saling menyilang. Korban ini dikutuk. Penanda kutukan sangat mudah dikenali karena ukiran berikutnya menuliskan nama Porcellus.
Ukiran kutukan ini menjadi praktik umum dalam prasasti kuno. Prasasti timbal biasa digunakan di berbagai daerah. Sementara wilayah lain menggunakan batu.
Prasasti kutukan dari Bologna ini unik karena menggabungkan sosok iblis dan teks. Benda ini memanggil dewi tiga wujud Hecate. Sosok ini sering disebut sebagai "ibu" para penyihir.
"Dewi pelaku kutukan Bologna ini tanpa alas kaki dan memiliki tanda ajaib pada payudaranya. Dia juga memiliki tanda unik di daerah genital," ujar Natalias.
Tanda tadi diidentifikasi menjadi ciri Dewi Hecate. Penyihir Hacate sering disebut dalam prasasti kutukan.
"Meskipun sosok ini mirip dengan ciri-ciri tokoh dewi itu, tapi ada karakteristik lain yang tidak ada. Tiga wujud dan bantalan obor yang sering diasosiasikan untuk menggambarkan dia hilang di sini. Ini melemahkan hipotesis," urai Natalias.
Sumber: vivanews.com/
Kuil Zaman Nabi Daud | Para Ilmuwan bidang arkeologi (arkeolog) telah menemukan satu kuil lagi yang merupakan jejak sejarah peradaban kuno. Hebatnya, kuil yang baru saja ditemukan ini telah dikisahkan dalam kitab suci Islam dan Nasrani. Kuil tersebut diprediksi buatan pada zaman Nabi Daud.
Proses Ekskavasi atau penggalian Kuil Zaman Nabi Daud tersebut dilaksanakan pada sisa-sisa kota Khirbet Qeiyafa memiliki umur kurang lebih 3.000 tahun. Lokasi kota tersebut berada pada jarak sekitar 19 mil atau 30 kilometer arah tenggara kota Jerusalem.
Dalam penemuan Kuil Zaman Nabi Daud tersebut terungkap adanya tiga ruangan besar yang berfungsi sebagai kuil dan artifak-artifak. Ditemukan juga termasuk peralatan, tembikar dan benda-benda yang diperuntukkan bagi pemujaan.
Ketiga ruangan besar yang terdapat pada Kuil Zaman Nabi Daud itu merupakan bagian dari sebuah kompleks bangunan yagn lebih luas. Artifak yang ditemukan juga termasuk lima batu berdiri, dua altar dari batuan basalt, dua tembikar dan dua kuil portabel. Ada satu kuil yang bersifat portabel dan dibuat dari tembikar, sementara yang satu lagi terbuat dari pahatan batu.
Kuil yang ditemukan itu mencerminkan gaya arsitektur dari zaman Nabi Daud (King David) dan merupakan bukti pertama dlam persembahan di waktu itu. Keberhasilan penemuan ini kemudian dipublikasikan dalam buku "Footsteps of King David in the Valley of Elah".
Penemuan yang besar ini memberi tawaran sebuah petunjuk tentang Israel kuno yang meyakini hanya satu Tuhan dan adanya larangan penggunaan figur manusia ataupun hewan. Petunjuk ini didasarkan bahwa dalam kuil yang ditemukan tersebut tidak terdapat figur manusia ataupun hewan sebagaimana yang terdapat pada situs-situs lain yang sudah lebih dulu ditemukan. Bahkan tidak terdapat satu tulang babipun yang ditemukan di situs yang baru ditemukan tersebut.
Penemuan Kuil Zaman Nabi Daud ini memberikan indikasi bahwa penduduk Khirbet Qeiyafa menaati dua larangan injil terhadap babi atau gambar. Dalam beribadah, mereka mempraktikkan peribadatan yang berbeda dengan suku Kanaan atau Philistin.
Proses Ekskavasi atau penggalian Kuil Zaman Nabi Daud tersebut dilaksanakan pada sisa-sisa kota Khirbet Qeiyafa memiliki umur kurang lebih 3.000 tahun. Lokasi kota tersebut berada pada jarak sekitar 19 mil atau 30 kilometer arah tenggara kota Jerusalem.
Dalam penemuan Kuil Zaman Nabi Daud tersebut terungkap adanya tiga ruangan besar yang berfungsi sebagai kuil dan artifak-artifak. Ditemukan juga termasuk peralatan, tembikar dan benda-benda yang diperuntukkan bagi pemujaan.
Ketiga ruangan besar yang terdapat pada Kuil Zaman Nabi Daud itu merupakan bagian dari sebuah kompleks bangunan yagn lebih luas. Artifak yang ditemukan juga termasuk lima batu berdiri, dua altar dari batuan basalt, dua tembikar dan dua kuil portabel. Ada satu kuil yang bersifat portabel dan dibuat dari tembikar, sementara yang satu lagi terbuat dari pahatan batu.
Kuil yang ditemukan itu mencerminkan gaya arsitektur dari zaman Nabi Daud (King David) dan merupakan bukti pertama dlam persembahan di waktu itu. Keberhasilan penemuan ini kemudian dipublikasikan dalam buku "Footsteps of King David in the Valley of Elah".
Penemuan yang besar ini memberi tawaran sebuah petunjuk tentang Israel kuno yang meyakini hanya satu Tuhan dan adanya larangan penggunaan figur manusia ataupun hewan. Petunjuk ini didasarkan bahwa dalam kuil yang ditemukan tersebut tidak terdapat figur manusia ataupun hewan sebagaimana yang terdapat pada situs-situs lain yang sudah lebih dulu ditemukan. Bahkan tidak terdapat satu tulang babipun yang ditemukan di situs yang baru ditemukan tersebut.
Penemuan Kuil Zaman Nabi Daud ini memberikan indikasi bahwa penduduk Khirbet Qeiyafa menaati dua larangan injil terhadap babi atau gambar. Dalam beribadah, mereka mempraktikkan peribadatan yang berbeda dengan suku Kanaan atau Philistin.
10 negara paling berisiko | Sebagaimana diinformasikan sebelumnya bahwa ada 4700 asteroid yang membahayakan bumi. Temuan NASA tersebut sekanjutnya menjadi acuan studi para ilmuwan. Berdasarkan perhitungan cermat, para peneliti dari University of Southhampton berhasil mengidentifikasi bahwa ada 10 negara yang paling berpotensi mengalami kerusakan sangat parah akibat tabrakan asteroid di atas.
Dari hasil simulasi dengan menggunakan perangkat lunak, NEOimpactor, singkatan dari "NEO" atau Near Earth Object programme NASA, didapati ada 10 negara yang paling mempunyai resiko yaitu: China, Indonesia, India, Jepang, Amerika Serikat, Filipina, Italia, Inggris, Brazil, dan Nigeria.
Dari sepuluh negara yang beresiko, ada lima negara yang berpotensi kehilangan nyawa manusia paling banyak. Kelima negara tersebut adalah China, Indonesia, India, Jepang dan Amerika Serikat. Negara yang menghadapi dampak ekonomi paling parah karena hancurnya infrastruktur akibat tabrakan asteroid adalah Amerika Serikat, China, Swedia, Kanada dan Jepang.
Sekitar seratus tahun yang lalu sebuah kawasan terpencil di dekat Sungai Tunguska menjadi saksi hidup ledakan asteroid yang relatif kecil. Namun demikian, diameter bekas ledakan mencapai sekitar 50 meter dan menghanguskan serta membuat rata hutan. Jika jatuh dan meledak di tengah kota London atau New York, tentu dapat meluluhlantahkan semuanya.
Dari hasil simulasi dengan menggunakan perangkat lunak, NEOimpactor, singkatan dari "NEO" atau Near Earth Object programme NASA, didapati ada 10 negara yang paling mempunyai resiko yaitu: China, Indonesia, India, Jepang, Amerika Serikat, Filipina, Italia, Inggris, Brazil, dan Nigeria.
Dari sepuluh negara yang beresiko, ada lima negara yang berpotensi kehilangan nyawa manusia paling banyak. Kelima negara tersebut adalah China, Indonesia, India, Jepang dan Amerika Serikat. Negara yang menghadapi dampak ekonomi paling parah karena hancurnya infrastruktur akibat tabrakan asteroid adalah Amerika Serikat, China, Swedia, Kanada dan Jepang.
Sekitar seratus tahun yang lalu sebuah kawasan terpencil di dekat Sungai Tunguska menjadi saksi hidup ledakan asteroid yang relatif kecil. Namun demikian, diameter bekas ledakan mencapai sekitar 50 meter dan menghanguskan serta membuat rata hutan. Jika jatuh dan meledak di tengah kota London atau New York, tentu dapat meluluhlantahkan semuanya.
Struktur sarang lebah madu yang menakjubkan telah membuat manusia kagum sejak ribuan tahun lampau.
Pada abad ketiga, Pappus dari Alexandria, seorang ahli astronom dan geometri, menjadi orang pertama yang mengusulkan penjelasan tentang mengapa sarang lebah berbentuk hexagonal. Pappus menjelaskan bahwa hanya ada tiga bentuk yang bisa dipilih untuk dipakai dalam sarang lebah – segitiga, bujur sangkar, dan hexagon (segi enam).
Pappus memperhatikan bahwa hexagon dapat mengandung lebih banyak madu dengan ruang yang sama dibandingkan persegi (bujur sangkar) atau segitiga. Juga diperlukan lebih sedikit bahan lilin untuk membangun hexagon. Bentuk-bentuk lain akan menimbulkan ruang-ruang sisa di antara sel yang akan terbuang.
Setiap sel ditutup oleh sebuah piramid yang terdiri dari tiga belah ketupat. Matematika yang kompleks menunjukkan bahwa bentuk ini juga memerlukan pemakaian lilin yang paling sedikit untuk konstruksinya. Selain itu, tutup berbentuk piramid tersebut memungkinkan sel-sel sarang lebah bertumbukan satu sama lain tanpa membuang tempat.
Hal lainnya yang sangat mengagumkan tentang lebah madu ini adalah kerjasama diantara mereka dalam membangun pundi-pundi madu ini. Lebah-lebah ini memulai bangunannya dari titik-titik yang berbeda.
Ratusan lebah menyusun rumahnya dari tiga sampai empat titik awal yang berlainan lalu dilanjutkan penusunan bangunan tersebut sampai bertemu di tengah-tengah. Tidak ada kekeliruan sedikitpun pada tempat dimana mereka bertemu.
Lebah juga menghitung besar sudut antara rongga satu dengan yang lain saat membangun pundi-pundinya. Antara rongga satu dengan rongga yang lain dibelakangnya selalu dibentuk dengan kemiringan tiga belas derajat dari bidang datar. Dengan demikian kedua sisi rongga tersebut berada pada posisi miring ke atas, hal ini agar madu yang terdapat didalamnya tidak mengalir keluar atau tumpah.
Barulah setelah dikembangkannya kalkulus modern, para ilmuwan dapat dengan sepenuhnya mengapresiasi bentuk dari tutup di ujung sel-sel sarang lebah.
Ilmuwan modern yang menerima evolusi mengatakan bahwa desain sarang lebah sebagai suatu pencapaian yang luar biasa bagi para lebah. Walau akhirnya timbul pertanyaan, mungkinkah mahluk yang berevolusi bisa mencipta dengan penuh presisi seperti tersebut?
Atau adakah pribadi yang Maha Pintar yang menciptakan mahluk-mahluknya dengan kesempurnaan secara matematis bisa dipertanggungjawabkan oleh sains?
Pappus memperhatikan bahwa hexagon dapat mengandung lebih banyak madu dengan ruang yang sama dibandingkan persegi (bujur sangkar) atau segitiga. Juga diperlukan lebih sedikit bahan lilin untuk membangun hexagon. Bentuk-bentuk lain akan menimbulkan ruang-ruang sisa di antara sel yang akan terbuang.
Setiap sel ditutup oleh sebuah piramid yang terdiri dari tiga belah ketupat. Matematika yang kompleks menunjukkan bahwa bentuk ini juga memerlukan pemakaian lilin yang paling sedikit untuk konstruksinya. Selain itu, tutup berbentuk piramid tersebut memungkinkan sel-sel sarang lebah bertumbukan satu sama lain tanpa membuang tempat.
Hal lainnya yang sangat mengagumkan tentang lebah madu ini adalah kerjasama diantara mereka dalam membangun pundi-pundi madu ini. Lebah-lebah ini memulai bangunannya dari titik-titik yang berbeda.
Ratusan lebah menyusun rumahnya dari tiga sampai empat titik awal yang berlainan lalu dilanjutkan penusunan bangunan tersebut sampai bertemu di tengah-tengah. Tidak ada kekeliruan sedikitpun pada tempat dimana mereka bertemu.
Lebah juga menghitung besar sudut antara rongga satu dengan yang lain saat membangun pundi-pundinya. Antara rongga satu dengan rongga yang lain dibelakangnya selalu dibentuk dengan kemiringan tiga belas derajat dari bidang datar. Dengan demikian kedua sisi rongga tersebut berada pada posisi miring ke atas, hal ini agar madu yang terdapat didalamnya tidak mengalir keluar atau tumpah.
Barulah setelah dikembangkannya kalkulus modern, para ilmuwan dapat dengan sepenuhnya mengapresiasi bentuk dari tutup di ujung sel-sel sarang lebah.
Ilmuwan modern yang menerima evolusi mengatakan bahwa desain sarang lebah sebagai suatu pencapaian yang luar biasa bagi para lebah. Walau akhirnya timbul pertanyaan, mungkinkah mahluk yang berevolusi bisa mencipta dengan penuh presisi seperti tersebut?
Atau adakah pribadi yang Maha Pintar yang menciptakan mahluk-mahluknya dengan kesempurnaan secara matematis bisa dipertanggungjawabkan oleh sains?
Semestinya segala keajaiban dan kesempurnaan di alam ini menjadi bukti bahwa sang pencipta yang Maha Agung benar-benar nyata.
Sumber:geo-geo22
Data dari lembaga riset Akamai menyebutkan kecepatan koneksi internet rata-rata di Indonesia sekitar 772 kbps sedangkan Malaysia 1.7 Mbps, Thailand 3 Mbps, Vietnam 1.5 Mbps, Kamboja 1.2 Mbps dan Laos 956 Kbps.
Kenapa internet di Indonesia lambat (dan mahal)?
Dikutip dari gadgetgaul.com, Inilah kesimpulan yang jadi penyebab lambat dan mahalnya koneksi internet di Indonesia. Yakni:
Kondisi geografis yang sangat luas dan medan yang beraneka-ragam
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, terdiri lebih dari 13 ribu pulau yang terbentang dalam luas lebih dari 1.9 juta km2. Ditambah dengan medan yang berbukit dan berlembah tentu menjadi tantangan tersendiri dalam membangun infrastruktur internet baik kabel maupun nirkabel.
Tingginya angka pengguna internet
Pada Desember 2011, pengguna internet Indonesia tercatat mencapai 55 juta jiwa atau 22.4% dari total populasi orang Indonesia. Dengan angka ini, Indonesia mencatatkan diri sebagai negara dengan jumlah pengguna internet no. 8 terbanyak di dunia dan terbanyak ke-4 di Asia setelah Tiongkok, India dan Jepang. Semakin banyak jumlah pengguna internet yang harus dilayani tentu membuat rata-rata kecepatan internet semakin turun.
Perang promosi operator penyedia koneksi internet
Perang promosi yang terjadi pada operator penyedia koneksi internet akhir-akhir ini memang membuat harga koneksi internet terasa lebih murah bagi konsumen namun dengan itu semakin turun pula kualitas koneksi internetnya baik dari segi kecepatan maupun kestabilan koneksi yang pada akhirnya tidak jadi lebih murah dari sebelumnya.
Regulasi pemerintah yang kurang efisien
Hal ini lebih banyak dirasakan oleh rekan-rekan operator penyedia layanan internet seluler seperti kewajiban membayar Biaya Hak Penyelenggaraan (BHP) ke pemerintah yang dirasa oleh operator terlalu tinggi sehingga membuat hitung-hitungan bisnis balik modal (ROI) dari investasi suatu teknologi misal 3G jadi lebih lambat. Jika investasi operator tersebut belum balik modal (ROI) tentu mereka akan menunda investasi teknologi berikutnya misal LTE / 4G.
Saat ini Indonesia memiliki 9 operator seluler dan itu terlalu banyak. Di berbagai negara maju, jumlah operator seluler dibatasi pemerintahnya tidak pernah lebih dari 5 perusahaan. Setiap operator akan mendapatkan spektrum jaringan yang kecil karena harus berbagi dengan operator lain. Hal ini menyebabkan rendahnya kualitas jaringan seluler Indonesia.
Sumber: gadgetgaul.com
Galaksi Bima Sakti akan bertabrakan dengan galaksi berukuran sama, Andromeda. Para astronom mengumumkan hal ini pada 31 Mei. Setelah selesai, tubrukan antargalaksi ini akan menciptakan galaksi hibrida baru.


